You are currently viewing Pengertian CBM (Cubic Meter) dalam Proses Pengepakan dan Fungsinya

Pengertian CBM (Cubic Meter) dalam Proses Pengepakan dan Fungsinya

  • Reading time:5 mins read

Anda akan lebih sering bertemu dengan istilah pengukuran CBM apabila Anda seorang importir barang atau pemilik toko online impor dari luar negeri, khususnya Cina. CBM (cubic meter) adalah sebuah alat ukur dalam layanan cargo. Untuk mengetahui lebih lanjut terkait pembahasan mengenai CBM, ini dia informasinya.

Pengertian CBM 

Apa itu CBM? CBM merupakan singkatan dari Cubic Meter, CBM merupakan alat ukur yang dipakai untuk dapat menentukan berat barang di layanan cargo. Umumnya, perhitungan kubik ini dipakai untuk jenis pengiriman berupa LCL atau Less Container Load. 

CBM adalah suatu teknik pengukuran total meter kubik di dalam proses pengepakan cargo atau barang. Berbagai metode pada aktivitas pengemasan barang umumnya bisa berbeda-beda, bergantung pada bentuk dari barang atau paket yang nantinya akan dikirimkan. 

Jika barang yang hendak dikirim mempunyai ukuran besar tetapi bobotnya termasuk ringan, perhitungannya menggunakan teknik CBM ini. Terdapat rumus-rumus tertentu yang ada pada perhitungan CBM ini, namun tidak sulit untuk memahaminya. Berikut ini adalah perhitungan teknik CBM dan metrik yang dibutuhkan untuk menghitung CBM.

Perhitungan dan Metrik yang Dibutuhkan dalam Cubic Meter (CBM)

Bagaimana proses perhitungan metode Cubic Meter atau CBM? Anda bisa menuliskan rumus kapasitas meter kubik. Yakni berupa panjang dikali lebar dikali tinggi dan dikali jumlah barang. Atau lebih tepatnya cara menghitung CBM sebagai berikut : 

  • Total CBM = panjang x lebar x tinggi : 1.000.000 (rumus kubik)
  • Panjang x lebar x tinggi : 6.000
  • Panjang x lebar x tinggi : 4.000
  • Panjang x lebar x tinggi : 4.000

Tiap kalkulator CBM memerlukan panjang, lebar, tinggi serta jumlah itemnya. Tetapi penting untuk Anda catat bahwa segala dimensi harus ada dalam satuan yang sama. Apabila Anda mengukur dimensi cargo dalam inci, maka Anda akan mendapat volume di dalam inci kubik. Kemudian Anda harus mengubah inci kubik ke meter kubik.

Anda juga bisa menghitung berapa volume dalam kaki kubik, namun pastikan Anda telah mengambil panjang, lebar dan tinggi kaki. Apabila barang lebih berat, berat kotor akan lebih penting ketimbang CBM karena biaya pada pengiriman tergantung pada beratnya. Dengan begitu, tahapan penting selanjutnya dalam hal perhitungan cargo yaitu menentukan berat cargo.

Baca juga: Apa Itu Mobil Blind Van? Mobil Hits Untuk Usaha

Fungsi Penting Pengukuran CBM

Kali ini kita akan mengetahui apa saja fungsi lain dari CBM selain untuk menghitung volume serta kubikasi dalam pengiriman barang. Meter kubik ini bukan hanya digunakan untuk perhitungan kubikasi pada pengiriman barang, namun juga di berbagai aspek kehidupan. Fungsi CBM (cubic meter) adalah sebagai berikut ini.

  1. Perhitungan Kubikasi Kayu di Industri Perkayuan

Sebelum memproses produksi kayu, kayu harus diukur dahulu. Adapun cara untuk menghitung kubikasi kayu gelondongan dilakukan dengan memakai rumus (P x D x D x 0,7854) : 10.000. Ukuran diameter yaitu centimeter (cm) dan panjangnya memakai satuan meter.

  1. Perhitungan Volume Air

Fungsi selanjutnya dari metode CBM (Cubic Meter) adalah untuk menghitung volume air. CBM dapat dijadikan metode menghitung volume air di tempat penampungannya. Sebagai contoh, dalam tangki silinder atau tabung dan kubus atau segi empat. 

Di perhitungan volume air pada tangki silinder memakai rumus jari-jari x jari-jari x tinggi (22/7). Sementara itu untuk dapat menghitung volum air di tangki kubus atau segi empat rumusnya p x l x t. Anda harus mengonversikan satuan dari cm ke m sebelum menghitung.

  1. Untuk Perhitungan Volume Keperluan Cor Beton

CBM sebagai rumus untuk menghitung keperluan cor beton khusus proyek di jalan raya. Rumusnya adalah lebar x panjang x ketebalan cor. Misalnya panjang jalan 700 meter, lebar 5 meter, ketebalannya 50 cm. Jadi untuk mencari jumlahnya yaitu berasal dari 700 m x 5 m x 0,5 m = 1750 m³.

Sederhana sekali, bukan? Istilah CBM (Cubic Meter) adalah hal yang sudah tak asing lagi dalam ilmu matematika. Tak terlepas juga manfaatnya di berbagai bidang pekerjaan. Demikianlah penjelasan tentang CBM atau Cubic Meter, cara menghitung dan fungsi-fungsi pentingnya.

Bagi Anda yang sedang membutuhkan jasa ekspedisi untuk mengirimkan barang cargo Anda, jangan ragu untuk menghubungi customer service PT. Indone Kargo Ekspress melalui tombol WhatsApp yang ada di website ini. Kami siap membantu Anda.

Beri Penilaian